5 Cara Memulai Reksadana bagi Pemula

  • Whatsapp
5-Cara-Memulai-Reksadana-bagi-Pemula
Foto dari Canva Pro

Reksadana merupakan jenis investasi yang aman dilakukan bagi pemula sekalipun. Anda yang ingin mendapatkan penghasilan tambahan atau mengelola keuangan lebih baik, tidak ada salahnya memilih reksadana saja. Kelebihan reksadana dibandingkan jenis investasi lain adalah biaya awal lebih terjangkau, return cukup tinggi, kemudahan pencairan, dan lain-lain. Asal Anda bisa memilih manajer investasi yang tepat, maka Anda bisa segera memilih jenis reksadana yang sesuai keinginan, misalnya reksadana campuran atau reksadana saham.

Memulai investasi reksadana

Bagi pemula yang memiliki gaji UMR, bisa memulai langkah reksadana dengan nominal kecil pun. Jenis reksadana memang bervariasi menyesuaikan dengan pilihan Anda terkait profil risiko mulai low risk sampai high risk. Simak cara memulai investasi reksadana pertama Anda berikut :

Read More

1. Memilih platform reksadana yang kredibel

Cara pertama yang wajib Anda terapkan dalam memulai investasi adalah memilih aplikasi reksadana yang terbaik. Dewasa ini, ada banyak platform yang menyediakan kemudahan bagi investor dalam menginvestasikan dana dalam pasar uang atau saham.

Sebelum Anda memulai unduh aplikasi tersebut, tidak ada salahnya mencari informasi yang akurat lebih dulu. Lihat kembali portofolio, rekam jejak dan kredibilitas aplikasi investasi telah terdaftar OJK atau Otoritas Jasa Keuangan di Indonesia, ya!

2. Mendaftarkan diri lebih dulu

Setelah membaca banyak ulasan dari investor lain, Anda yang sudah yakin dengan aplikasi tertentu bisa segera mendaftarkan diri. Isi formulir pendaftaran dengan data yang sebenarnya mulai identitas diri dan rekening bank untuk mencairkan dana investasi Anda.

3. Memilih unit reksadana sesuai kebutuhan

Penting sekali untuk belajar tentang jenis reksadana yang memiliki profil risiko sesuai keuangan Anda. Jika Anda memang sudah expert, bisa melakukan investasi reksadana yang paling berisiko yaitu main saham.

Bagi pemula yang masih belajar investasi reksadana, memilih manajer investasi yang membantu pengelolaan dana sangat direkomendasikan. Anda juga bisa menggunakan kelebihan yang ditawarkan aplikasi reksadana jaman sekarang berupa petunjuk pengelolaan investasi sesuai dengan profil diri.

4. Melakukan pembayaran unit

Jika sudah yakin hendak membeli unit reksadana yang sesuai dengan kebutuhan, maka Anda bisa segera melakukan pembayaran melalui virtual account atau proses pembayaran sesuai petunjuk aplikasi.

Jika Anda masih belajar investasi, sebaiknya pilih unit reksadana dengan nominal awal relatif terjangkau untuk meminimalisir risiko minus return. Selanjutnya Anda bisa mulai menambah dana investasi secara perlahan untuk membeli unit reksadana saham perusahaan bonafit yang menjamin return tinggi.

5. Mengikuti perkembangan nilai saham di pasar modal

Tidak ada salahnya belajar mulai sekarang untuk mengikuti perkembangan nilai saham di pasar modal Indonesia dan dunia. Toh, perkembangan pasar modal mudah diketahui lewat informasi di era digital yang serba cepat.

Tentukan tujuan investasi Anda agar bisa membuat jangka waktu investasi yang tepat, misalnya menentukan dana pensiun sejak usia produktif. Membiasakan diri menabung lebih sulit, tetapi Anda harus open minded agar bisa menabung sekaligus menginvestasikan dana diam dalam tabungan Anda menjadi lebih produktif.

Dibandingkan menabung konvensional yang rawan terkena inflasi, tidak ada salahnya untuk mencoba menambah pundi penghasilan lewat reksadana. Pilih jenis reksadana yang tepat agar Anda bisa meminimalisir risiko kerugian. Buat prosentase keuangan Anda untuk tabungan dan investasi agar Anda bisa memiliki proteksi masa depan lebih baik. Mau pilih reksadana berisiko tinggi dengan pengembalian tinggi atau reksadana minim risiko dengan pengembalian yang minim, konsultasikan saja dengan manajer investasi Anda sekarang juga.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *